Audie Zahra dan Usaha Rintisan Kulinernya

Audie Zahra Rossa atau kerap disapa Audie memulai usaha kulinernya pada Juni 2022. Jenis usaha kuliner yang Audie produksi yaitu cemilan kering berupa keripik seperti kripik kaca, basreng, usus ayam, udang, dan kulit ayam crispy. Varian yang ditawarkan dari produk Audie ini hanya satu varian yaitu pedas. Cocok banget, buat ngemil apalagi sambil nonton drama korea.

(Dok. Narsum dan instagram / @nagihh.co.id)


BIODATA DIRI

Nama: Audie Zahra Rossa

TTL: Jakarta, 21 Desember 2001

Agama: Islam

Usia: 20 tahun

Pendidikan terakhir: SMA

Jenis kelamin: Perempuan

Pendidikan saat ini: Mahasiswi Aktif Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka)


Awal Merintis Usaha Kuliner

Audie memulai usaha kuliner ini dengan menggandeng rekan sebayanya. Mereka berdua kemudian berdiskusi perihal nama brand atau merk dagangannya. Setelah berunding kemudian tercetuslah NAGIHH dengan harapan usaha kulinernya ini dapat membuat para pelanggannya ketagihan dengan cemilan kripik usahanya. Audie dan partner memasarkan usaha kulinernya melalui instagram dengan username @nagihh.co.id dan kerap membagikan informasi mengenai ketersediaan produk dan info terkini terkait sistem pembelian, pembayaran, hingga ekspedisi pengiriman.

Dibalik tercetusnya usaha kuliner Nagihh ini, rupanya ada sebuah motivasi dan keberanian dalam memulai suatu hal yang besar. Keberanian Audie untuk mencoba hal baru merupakan motivasi pertama baginya yang  sangat mempengaruhi kepercayaan diri dan ketertarikan dalam bidang usaha. Selain ingin mencoba hal baru, Audie berharap dengan dirinya yang berada di bidang usaha ini dapat menumbuhkan serta meningkatkan kemampuannya dalam bidang wirausaha. Wah, keberanian dan tekad Audie patut diacungi jempol, ya!

Berwirausaha Tak Selamanya Mulus

Selain kesiapan dalam menyajikam produk yang berkualitas dan terjamin, seorang wirausahawan harus bisa memperkirakan hambatan atau tantangan yang akan dihadapi kedepannya. Bahkan untuk lebih baik lagi, seorang wirausahawan harus mempersiapkan back up plan demi meminimalisir kerugian yang terjadi akibat ketidaksiapan dalam mengelola suatu hambatan atau tantangan. Hal seperti ini kerap dihadapi Audie sebagai wirausahawan dalam mempertahankan usaha kulinernya.

Audie menilai bahwa alasan dibalik adanya hambatan dalam usaha kulinernya yaitu turunnya minat konsumen terhadap produk sehingga mengakibatkan kerugian karena produk tidak laku. Audie dan rekan sibuk memikirkan cara agar permasalahan ini dapat terselesaikan dan usaha kulinernya tetap dapat berdiri kokoh. Mereka akhirnya memanfaatkan sosial media untuk menanggulangi permasalahannya yang terjadi dengan melihat peluang di setiap harinya yang dapat dipantau melalui akun instagram. Lalu rutin menyebarkan informasi terkait produksi kepada khalayak umum. Tak lupa untuk melakukan branding produk sesuai dengan segmen pasar. Hal yang paling terpenting adalah dengan memperbaiki segala sisi produk baik dari branding, kualitas, serta cita rasa produk itu sendiri.

“Jangan pernah takut untuk memulai dan mencoba. Kendala atau resiko akan selalu bersama kesuksesan, jalani sesuai prinsip awal dan jangan cepat merasa puas” - Audie Zahra Rossa

Kegigihan dan ketertarikan Audie dalam bidang usaha kuliner membawa dirinya menyelam lebih jauh seluk beluk usaha kuliner. Audie menerapkan prinsip jangan cepat merasa puas sebagai reminder untuk dirinya dapat mempelajari bidang kuliner. Tekad dan keberanian Audie dalam memulai sangat membawa dampak baik bagi dirinya meskipun harus melalui banyak kerikil di setiap prosesnya. Wah, hebat, ya! Yuk jangan ragu untuk memulai agar mimpimu dapat terwujud!


SK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miris, Ini Perbedaan KRL Zaman Dulu dan Sekarang

Kata Mereka Tentang Film KKN di Desa Penari

Cuaca Panas Bikin Haus? Segarkan Dengan 5 Minuman Ini