Tagar GoodByeJokowi Trending 1 di Twitter, Bagaimana Reaksi Rakyat?

Wacana Jokowi 3 Periode menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Berbagai cibiran dituliskan masyarakat di sosial media sebagai bentuk penolakan atas wacana Jokowi 3 Periode. Sebagian dari mereka menolak tegas memperpanjang masa jabatan Jokowi karena beragam alasan. Alasan yang sering dikemukakan masyarakat ialah janji-janji Jokowi yang tidak ditepati bahkan berbanding terbalik dengan apa yang dulu dijanjikan.

Dok. Pribadi

Salah satu pengguna Twitter menuliskan cuitan yang berisi janji-janji Jokowi pada saat kampanye dulu. Cuitan ini membuat netizen meramaikan kolom komentar untuk meluapkan amarahnya.

Melansir dari kompas.com terkait pernyataan sikap Jokowi terhadap wacana perpanjang masa jabatan. Beliau mengatakan bahwa dirinya tunduk pada aturan konstitusi atau UUD 1945 mengenai masa jabatan Presiden maksimal 2 periode.

"Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya," tuturnya, Rabu (30/3/2022).

Para mahasiswa tentunya tak tinggal diam mengenai isu panas tersebut. Bahkan para mahasiswa semarak menggelar aksi seruan guna lengserkan Jokowi pada 11 April mendatang dan tentu para buruh akan turut serta dalam aksi tersebut.

Kaharuddin selaku koordinator BEM SI mengatakan bahwa aksi 11 April mendatang merupakan bentuk tindak lanjut dari aksi sebelumnya pada 28 Maret 2022.

"Betul, Mas. Aksi tanggal 11 April 2022 ini meminta jawaban dari aksi tanggal 28 Maret 2022, bagaimana pemerintah atau Bapak Presiden Jokowi menjawab tuntutan kita selama 14 hari ini," jelas Kaharuddin.

Dalam aksi 11 April mendatang, BEM SI menargetkan massa mencapai 1.000 massa yang diikuti 18 kampus antara lain UNJ, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIE Darma Agung, STIS Al Wafa, IAI Tazkia, UNRI, AKA Bogor, Unand, Unram, Undip, PPNP, UNS, UNY, Unsoed, SSG, dan STIEPER. Diperkirakan massa akan terus bertambah dan diikuti kampus lain.

Tuntutan yang nantinya akan dibawa BEM SI sebanyak 6 tuntutan meliputi pernyataan sikap Jokowi mengenai penundaan pemilu atau perpanjang masa kabatan, mendesak Jokowi untuk menunda dan mengkaji ulang UU IKN, mendesak Jokowi untuk menstabilkan serta menjaga ketersediaan pangan di masyarakat, mendesak Jokowi untuk mengusut mafia minyak goreng, dan mendesak Jokowi beserta wakilnya, Ma'ruf Amin, untuk berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa jabatannya.

Kaharuddin menegaskan bahwa BEM SI secara resmi belum mengeluarkan poster aksi, sehingga bisa dipastikan poster yang beredar di sosial media yang mengatasnamakan BEM SI adalah hoax. Namun, tuntutan itu akan tetap diserukan pada 11 April mendatang.

“Sehingga tanggal 11 April kami akan turun menagih jawaban dari tuntutan tersebut, karena kajian sudah kita berikan dan sebelumnya disambut oleh staf presiden," ujar Kaharuddin.


SK


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miris, Ini Perbedaan KRL Zaman Dulu dan Sekarang

Kata Mereka Tentang Film KKN di Desa Penari

Cuaca Panas Bikin Haus? Segarkan Dengan 5 Minuman Ini